Semenjak aku menjadi Auditor, aku sering merasa nikmatnya tidur ketika kelelahan walau terkadang aku terbangun dari tidur, memperhatikan namaku kau sebut dalam cacian, meski aku ingin cumbuanmu lagi pada saat itu dalam teguran mimpi
Semenjak aku menjadi Auditor, aku menikmati setiap akhir bulan, membagi-bagi mana yg harus dikeluarkan utk keperluan sehari-hari, berbagi kepada anak yatim dan org tua, lalu disimpan, dan tak ada yg tersisa utk bersenang-senang bersamamu, aku tahu waktuku memang sedikit utkmu dan juga uangku, tak seperti dahulu…, setidaknya yang dahulu tak mungkin terulang, yang akan kuciptakan adalah masa depan…, jadi jgn sedikitpun kamu tanyakan tentang masa lalu…
Semenjak aku menjadi Auditor, hatiku sering gusar bila apa yang aku kerjakan dirasa kurang sempurna, Aku coba belajar bahkan melebihi ketika aku msh duduk dibangku kuliah, begitupun perasaanku padamu.., aku belajar untuk lebih kuat bila diwaktu yg akan datang dirimu sudah benar-benar tak ada untukku, tuhan yang berikan kesempatan aku menyayangimu maka hanya tuhan yang tahu apakah ada dirimu dimasa depanku…
Dari langkah menuju setapak, dari tapak kubuatkan jalan untuk masa depan..,
Walau langkah tertatih, seorang lelaki harus berdiri tegak..,